ASI bermanfaat bukan hanya untuk bayi saja, tetapi juga untuk ibu, keluarga, dan untuk Negara.
Manfaat ASI untuk bayi
- Nutrien (zat gizi) yang sesuai untuk Bayi
Lemak
Sumber kaloori utama dalam ASI adalah lemak. Sekitar 50 kalori ASI berasal dari lemak. Kadar lemak dalam ASI antara 3,5- 4,5 .Walaupun kadar lemak dalam ASI tinggi, tetapi mudah diserap oleh bayi karena trigliserida dalam ASI lebih dulu dipecah menjadi asam lemak dan gliserol oleh enzim lipase yang terdapat dalam ASI.Menurut penelitian Osborn membuktikan bahwa bayi yang tidak mendapatkan ASI lebih banyak menderita penyakit jantung koroner pada usia muda. Diperkirakan bahwa pada masa bayi diperlukan kolesterol pada kadar tertentu untuk merangsang pembentukan enzim protektif yang membuat metabolisme kolesteropl menjadi efektif pada usia dewasa.
ASI juga mengandung asam lemak esensial: asam linoleat (omega 6) dn asam linolenat (Omega3). Disebut esensial karena tubuh manusia tidak dapat membentuk kedua asam ini dan harus diperoleh dari konsumsi makanan.
Karbohidrat
Karbohidrat utama dalam ASI adalah laktosa, yang kadarnya paling tinggi disbanding susu mamalia lain(7 g ).Laktosa mudah diurai menjadi glukosa dan galaktosa dengan bantuan enzim lactase yang sudah ada dalam mukosa saluran pencernaan sejak lahir.Laktosa mempunyai manfaat lain, yaitu mempertinggi absorbsi kalsium dan merangsang pertumbuhan laktobasilus bifidus.
Protein
Protein dalam susu adalah kasein dan whey. Dalam ASI terdapat dua macam asam amino yang tidak terdapat dalam susu sapi yaitu sistin dan taurin. Sistin diperlukan untuk pertumbuhan somatic, sedangkan taurin untuk pertumbuhan otak.
Garam dan Mineral
ASI mengandung garam dan mineral yang rendah dibanding susu sapi.
ASI dan susu sapi mengandung zat besi dalam kadar yang terlalu tinggi, tetapi besi dalam ASI lebih mudah diserap dan lebih banyak (> dari 50 )
Seng diperlukan untuk tumbuh kembang , sistem imunitas dan mencegah penyakit –penyakit tertentu seperti akrodermatitis enteropatika (penyakit yang mengenai kulit sistem pencernaan dan dapat berakibat fatal). Bayi yang mendapat seng, sehingga terhindar dari penyakit ini.
Vitamin
ASI cukup mengandung vitamin yang diperlukan bayi. Vitamin K yang berfungsi sebagai katalisator pada proses pembekuan darah terdapat dalam ASI dengan jumlah yang cukupdan mudah diserap.
Dlam ASI juga banyak vitamin E, vitamin D.
- Mengandung zat protektif
Bayin yang mendapat ASI lebih jarang menderita penyuakit, karena adanya zat protektif dalam ASI.
Laktobasilus bifidus
Laktobasilus bifidus berfungsi mengubah laktosa menjadi asam laktat dan asm asetat
Laktoferin
Laktoferin adalah protein yang berikatan dengan zat besi yang bermanfaat menghambat pertumbuhan kuman tertentu, yaitu Stafilokokus dan E.coli yang juga memerlukan zat besi untuk pertumbuhannya.
Lisozim
Lizosim adalah enzim yang dapat memecah dinding bakteri (bakteriosidal) dan antiinflamantori, bekerja bersama peroksida dan askorbat untuyk menyerang E.coli dan Salmonella.
Komplemen C3 dan 4
Mempunyai daya opsonik, anafilaktoksik, dan kemotaktik, yang bekerja bila diaktifkan oleh IgA dan IgE yang juga terdapat dalam ASI.
Faktor antistreptokokus
Yakni melindungi bayi terhadap infeksi kuman tersebut.
Antibodi
Anti bodi dalam ASI dapat bertahan didalam saluran pencernaan bayi karena tahan terhadap asam dan enzim proteolitik saluran perencanaan dan membuat lapisan pada mukosanya sehingga mencegah bakteri patogen Dan enterovirus masuk ke dalam mukosa usus.
Imunitas seluler
ASI mengandung sel-sel.Sebagian besar (90 ) sel tersebut berupa kmakrofag yang berfungsi membunuh dan memfagositosis mikroorganisme, membentuk C3 dan C4, lisozim dan laktoferin. Sisanya (10 ) terdiri limfosit Bdan T.
Tidak menimbulkan alergi
ASI tidak menimbulkan alergi yakni dengan pemberian protein asing yang ditunda sampai umur 6 bulan akan mengurangi kemungkinan alergi ini.
- Mempunyai efek psikologis yang menguntungkan.
Waktu menyusu kulit bayi akan menempel pada kulit ibu.
Interaksi yang timbul waktu menyusui antara ibu dan bayi akan menimbulkan rasa aman bagi bayi. Perasaan aman ini penting untuk meniuimbulkan dasar kepercayaan pada bayi (basic sense of trust), yaitu dengan mulai dapat mempercayai orang lain maka akan timbul rasa percaya diri.
- Menyebabkan pertumbuhan yang baik
Bayi yang mendapatkan ASI mempunyai kenaikan berat badan yang baik setelah lahir, pertumbuhan setelah periode perinatal baik, dan mengurangi kemungkinan obesitas.
- Mengurangi kejadian karies dentis
Kadar selenium yang tinggi dalam ASI akan mencegah karies dentis.
- Mengurangi kejadian malaklusi
Bahwa salah satu penyebab maloklusi rahang adalah kebiasaan yang mendorong ke depan akibat menyusu dengan botol dan dot.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar